Literasi Hak Kekayaan Intelektual: Pemberdayaan Siswa SMK Pondok Petir Dalam Melindungi Karya Cipta di Era Digital

Authors

  • Susanty Febriyanti Fakultas Hukum, Universitas Pamulang Author
  • Irfan Fahmi Fakultas Hukum, Universitas Pamulang Author
  • Nurhayati Fakultas Teknik, Universitas Pamulang Author

DOI:

https://doi.org/10.71024/mnccnf72

Keywords:

Hak Kekayaan Intelektual, literasi HKI, pendidikan vokasi, ekonomi kreatif, pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Perkembangan ekonomi kreatif berbasis digital menuntut peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak hanya memiliki kompetensi menghasilkan karya kreatif, tetapi juga memahami aspek perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Rendahnya literasi HKI menyebabkan karya yang dihasilkan belum dimanfaatkan sebagai aset intelektual yang memiliki nilai ekonomi dan perlindungan hukum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran siswa SMK Pondok Petir mengenai HKI melalui sosialisasi dan pendampingan berbasis praktik. Kegiatan melibatkan 40 siswa kelas XI dengan menggunakan metode partisipatif yang terdiri atas edukasi interaktif, workshop identifikasi karya, diskusi, studi kasus, dan evaluasi pemahaman. Materi mencakup enam jenis HKI, yaitu hak cipta, paten, merek, desain industri, rahasia dagang, dan indikasi geografis yang disesuaikan dengan karakteristik karya peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi objek HKI, memahami hak moral dan hak ekonomi, mengenali nilai ekonomi karya, serta menerapkan prinsip perlindungan karya pada produk kreatif yang dihasilkan. Kegiatan juga meningkatkan kesadaran mengenai penggunaan karya digital secara legal, etis, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari profesionalisme di lingkungan pendidikan vokasi. Penguatan literasi HKI sejak jenjang SMK berkontribusi dalam membentuk budaya inovasi, meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja dan kewirausahaan, serta mendukung pengembangan ekosistem ekonomi kreatif yang berlandaskan kepastian hukum dan nilai-nilai Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggarini, N. K. L., Rama, B. G. A., Antari, P. E. D., & Putra, K. S. W. (2025). Tinjauan yuridis terhadap kebutuhan pembaharuan regulasi hak cipta di Indonesia dalam menghadapi perkembangan karya cipta berbasis artificial intelligence (AI). Consensus: Jurnal Ilmu Hukum, 4(1), 87–98.

Asriati, A., & Salmawati, S. (2025). Perlindungan hak kekayaan intelektual terhadap usaha mikro kecil dan menengah pada sektor ekonomi kreatif. Indonesian Journal of Legality of Law, 8(1), 14–20.

Bangsawan, G. (2023). Kebijakan akselerasi transformasi digital di Indonesia: Peluang dan tantangan untuk pengembangan ekonomi kreatif. Jurnal Studi Kebijakan Publik, 2(1), 27–40.

Felani, E., Istiqomah, K. F., Sari, I. N. I., & Hidayatullah, R. (2025). Implementasi strategi participatory action research (PAR) untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah berbasis sekolah: Sebuah pendekatan inovatif dan berkelanjutan. AN NAJAH: Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan, 4(3), 21–27.

Flora, H. S., & Ismaya, B. (2025). Perlindungan hukum hak kekayaan intelektual (HKI) bagi pelaku usaha kreatif di era digital. SABAJAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(6), 345–358.

Hakim, A. (2010). Model pengembangan kewirausahaan sekolah menengah kejuruan (SMK) dalam menciptakan kemandirian sekolah. Riptek, 4(1), 1–14.

Irmawanthi, M. A., Adnyani, N. K. S., & Yasmiati, N. L. W. (2026). Perlindungan hukum terhadap hak atas kekayaan intelektual dalam konteks bisnis modern: Kebijakan, regulasi, dan implikasinya bagi pelaku usaha. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 4621–4635.

Japar, M., Lubis, E., Martini, M., Hermanto, H., & Gunawan, Y. (2025). Analisis aspek moral dan budaya dalam pemajuan hak kekayaan intelektual di Indonesia. IBLAM Law Review, 5(2), 23–33.

Jasmin, S. P., Rahmatiah, H. L., & Sultan, L. (2025). Logika maqāṣid al-syarī'ah sebagai paradigma kritik dalam rekonstruksi hukum Islam. Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan, 24(2), 349–362.

Muharam, R. S., Afrilia, U. A., & Sudarma, S. (2025). Revitalisasi pendidikan vokasi berbasis kebutuhan industri 4.0: Implikasi kebijakan pendidikan di daerah sub-urban. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(3), 425–436.

Munthe, F., & Mataputun, Y. (2021). Analisis kerja sama sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri dalam meningkatkan mutu lulusan sekolah menengah kejuruan. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 7(2), 312–319.

Nasution, L. M., Manik, Y. K. A., Ginting, R. G., Ghafur, F., & Arifyanto, G. T. (2025). Sosialisasi HaKI di SMK Negeri 14 Medan menuju vokasi inovatif dan sadar hukum. PabMa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani, 2(1), 12–19.

Prihatin, L., Listyowati, M. Y. E., & Hidayat, T. I. (2024). Perlindungan hak kekayaan intelektual: Sebuah esensial hak cipta pada era revolusi industri 4.0. UNES Law Review, 6(4), 11321–11329.

Taqiuddin, H. U. (2026). Literasi hukum hak cipta bagi mahasiswa: Penguatan aset digital menuju kewirausahaan yang berkelanjutan. Abdinesia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 11–20.

Turnip, D. C., & Yazid, I. (2025). Pertanggungjawaban pembayaran royalti konser perspektif Fatwa MUI Nomor 1 Tahun 2003 tentang hak cipta. Al-Sulthaniyah, 14(2), 421–433.

Wani, F., Lingga, N., & Lianda, D. (2025). Peran ekonomi kreatif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di era digital. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) (Vol. 4, hlm. 288–295).

Yulianti, Y., Guntara, D., & Abas, M. (2025). Kajian yuridis terhadap perlindungan hak kekayaan intelektual di era digital berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang hak cipta. UNES Journal of Swara Justisia, 9(2), 341–350.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Febriyanti, S., Fahmi, I., & Nurhayati. (2026). Literasi Hak Kekayaan Intelektual: Pemberdayaan Siswa SMK Pondok Petir Dalam Melindungi Karya Cipta di Era Digital. Bhakti: Jurnal Pengabdian Masyarakat | Yayasan Tajuk Indonesia, 3(1), 122-135. https://doi.org/10.71024/mnccnf72